SADAR KAWASAN

on

“Alam itu Ciptaan Tuhan, ada untuk dinikmati, kenapa harus melarang-larang”, ya itulah kalimat yang seringkali muncul ketika ada perdebatan pembatasan aktivitas di suatu kawasan alam terutama cagar alam. Aktivitas para penggiat alam memang beririsan dengan kawasan konservasi. Sebagian besar gunung berada di dalam kawasan konservasi dimana kegiatan yang diperbolehkan di tiap jenis kawasan konservasi sudah diatur di Undang – Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistem . Kesadaran terhadap kawasan harus diakui belum sepenuhnya dimiliki oleh penggiat alam bahkan juga oleh mereka yang tergabung dalam komunitas Pencinta Alam.

Kampanye sadar kawasan mulai digaungkan seiring merebaknya kegiatan di alam bebas yang menerabas batas-batas kawasan konservasi terutama cagar alam. membangun kesadaraan terhadap kawasan konservasi memang tidak mudah. Perjalanan kampanye sadar kawasan ini dirangkum dalam sebuah buku berjudul “SADAR KAWASAN” karya Pepep DW. Buku ini ini berisi perjalanan kampanye Cagar Alam, di dalamnya memuat pemikiran, opini, dan sikap personalĀ penulis yang diambil dari perjalanan kampanye. Setiap pendapat orang lain, data, dan referensi dicatat dengan kaidah kutipan literatur. Buku ini juga memuat diskursus Pencinta Alam: Relasi kesadaran Identitas dan alam dalam perspektif Postmodernitas.

Buku dapat diunduh pada tautan berikut: BUKU ELETRONIK (E-BOOK) SADAR KAWASAN

Cover Buku “SADAR KAWASAN”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s